Selasa, 21 April 2015

Peran Ayah tidak Hanya Materi



Peran bapak dalam kehidupan balita tidak kalah utamanya dengan peran ibu. Bukan sekedar masalah materi, bapak juga ikut bertindak dalam meningkatkan kepribadian serta psikologi anak. Tidak heran, ada saat-saat dimana balita lebih mencari ayahnya daripada ibunya. 

Terdapat banyak karakteristik bapak yang mempunyai peran utama dalam kehidupan seseorang anak yang tidak sama dari ibu. Ini jugalah sebagai alasam kenapa bapak mesti makin mengeratkan jalinan atau bonding dengan balita. Dalam kehidupan balita, bapak bertindak juga sebagai : 

Penyelesai permasalahan. Bapak dapat tunjukkan pada balita terdapat beberapa langkah memutuskan serta mengajarkannya hadapi konsekwensi dari aksi serta keputusannya. Bila balita dapat serta punya kebiasaan memutuskan dengan pas, jadi ia akan tidak jadi anak yang agresif. 

Rekan bermain. Ayahlah jagonya berkegiatan fisik yang kuras daya! Permainan fisik bukan sekedar melatih otot serta koordinasi namun dapat dipakai untuk mengajarkan ketentuan, seperti bermain dengan cara bertukaran, dsb. 

Pembimbing atau pemandu. Bapak dapat mengajarkan tingkah laku yang baik, menolong anak membedakan benar-salah, membiarkan balita alami serta rasakan konsekwensi dari perbuatan mereka. Bapak mesti seimbang pada mengoreksi perbuatan yg tidak baik serta menyemangati anak dengan pujian apabila balita berperilaku baik. 

Penyedia. Ingatlah, bahwa bapak juga bertanggungjawab dalam pengasuhan anak. Apabila bapak cuma bertindak juga sebagai pencari duit, bapak bakal terjerat dalam kebiasaan pekerjaannya serta tak dapat meningkatkan diri. 

Menyiapkan hari esok. Bapak mesti ikut serta dalam menyiapkan anak hadapi dunia luar, termasuk juga membuat perlindungan anak waktu diperlukan. 

Bapak dapat jadi sosok yang sangatlah mengasyikkan untuk balita. Tinggal bagaimanakah Anda menyesuaikan diri juga sebagai seseorang bapak di mata balita Anda. Sepakat?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar