Sabtu, 11 April 2015

Anak anda tidak suka sayuran ? Ini tipsnya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mereferensikan orang konsumsi minimum 400 gr buah-buahan serta sayuran sehari-hari. Untuk anak-anak sampai umur sebelas th., sehari-harinya dianjurkan konsumsi sayuran 375 gr serta buah-buahan 300 gr (healthykids. nsw. gov. au, 12 Februari 2015). 

Namun, untuk beberapa anak sayuran tidaklah makanan favorite. Walau sebenarnya, zat gizi yang terdapat dalam sayuran sangatlah baik untuk perkembangan mereka. Umpamanya, wortel yang banyak terkandung vitamin A yang baik untuk mata. Lantas, brokoli memiliki kandungan vitamin C serta serat yang baik untuk pencernaan atau tomat yang memiliki kandungan banyak anti-oksidan. 

Jadi, juga sebagai orangtua, harus pandai-pandai menghidangkan sayuran supaya disenangi si buah hati. Intinya, mesti kreatif agar si kecil tak malas lagi waktu makan sayur, seperti mencampurkan sayuran dengan makanan yang disenangi si kecil atau menghidangkan makanan termasuk juga sayuran dengan bentuk lucu yang disenangi anak seperti bentuk boneka atau binatang. 

Tetapi, terkecuali bermacam alternatif cara itu, ada riset yang mungkin saja dapat Anda buat jadi rekomendasi, supaya si kecil beralih jadi senang pada sayuran. Menurut pakar psikologi anak dari Clevelend Clinic Ohio, Eileen Kennedy, salah satu trick supaya anak-anak suka pada sayuran yaitu dengan membiasakan tawarkan beragam sayuran pada anak. Diluar itu, jika anak kurang dari satu setahun dibiasakan di beri makan sayuran mulai sejak awal, jadi mereka bakal condong menyenanginya. Dia merekomendasikan, supaya setiap saat makan malam senantiasa tersaji satu menu sehat yang disenangi anak seumpama olahan kentang. 

Pada salah satu studinya, Kennedy juga menyebutkan bahwa tawarkan semakin banyak type sayuran dengan frekwensi yang kerap pada bayi berumur 6-12 bln., bisa tingkatkan hasrat anak untuk konsumsi sayuran dalam periode panjang. Demikian sebaliknya, bila tak dengan cara awal diperkenalkan dengan sayuran, anak umur setahun ke atas bakal condong menampik makanan baru (livescience. com, 1 Oktober 2013). 

Yang tidak kalah utama yaitu rutinitas orangtua konsumsi sayuran. Bila orangtua suka menyantap sayuran, anak-anak bakal menirunya. Rutinitas ini mesti selalu dipupuk supaya waktu dewasa kelak anak-anak terus selalu suka pada sayuran. 

Semoga, dengan bermacam alternatif cara itu, anak Anda bakal semakin suka pada sayuran, serta kesehatan keluarga Anda juga semakin terbangun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar