Salah satu pemicu kemunculan karies pada gigi atau infeksi dan proses de-mineralisasi atau hilangnya mineral yang dibutuhkan oleh gigi pada lapisan keras permukaan gigi oleh zat asam organik bersumber dari makanan yang mengandung sukrosa. Mengkonsumsi makanan manis secara berlebih akan menimbulkan interaksi dengan bakteri yang selanjutnya menempel pada lapisan email. Kehadiran karies gigi ditandai dengan terdapatnya plak pada permukaan gigi. Sukrosa (zat gula) dari residu makanan juga bakteri yang tertinggal di gigi yang dalam waktu tertentu akan berubah menjadi asam laktat yang kemudian menurunkan pH mulut menjadi kritis bahkan asam (5,5). Proses menurunnya pH secara berulang pada waktu tertentu akan menimbulkan demineralisasi email dan menjadi karies. Karies gigi umumnya terjadi di saat gigi pertama mulai tumbuh dan tak ada batasan usia sampai berapapun. Saat kebersihan rongga mulut anak dalam kondisi tidak baik, maka proses pembentukan karies gigi juga tetap berjalan. Karena hal itu cukup penting untuk kesehatan anak maka kami akan memberikan ulasan lengkapnya tentang cara mengatasi gigi karies pada anak di bawah ini :
Segera tangani sejak dini!
Saat terjadi karies gigi anak cenderung akan malas makan karena kesulitan mencerna makanan dalam mulut. Efek lebih lanjutnya bisa terjadi gizi buruk pada anak dan anak akan mempunyai kebiasaan mengunyah di salah satu sisi saja yang tentunya tidak baik untuk perkembangan giginya.
Ketika lesi karies masih berwujud bercak putih (white spot) maka langkah pemberian fluoride secara topical dioleskan ke gigi secara langsung dapat mempercepat terjadinya proses remineralisasi sehingga proses karies dapat dihentikan. Bila telah berubah menjadi brown spot atau lubang gigi, namun masih dangkal dan belum menyentuh syaraf gigi, bisa dilakukan proses cleaning pada karies yang kemudian dilanjutkan dengan penambalan gigi untuk mengembalikan kondisi struktur gigi ke bentuk awal serta mencegah timbulnya kerusakan gigi yang lebih lanjut.
Apabila lubang gigi telah terlalu dalam hingga menyentuh syaraf gigi, tentunya diperlukan proses perawatan syaraf gigi sebelum melakukan langkah penambalan. Terutama bila gigi sudah terlalu luas mengalami kerusakan dan tidak mungkin lagi untuk dilakukan perawatan, maka tindakan satu-satunya yang direkomendasikan adalah pencabutan gigi yang bermasalah.
Apabila tidak segera mendapat penanganan dengan baik, bisa terjadi perluasan infeksi dari gigi ke jaringan-jaringan lunak di sekitar gigi, munculnya infeksi bakteri gigi atauendocarditis yang juga dapat menyebar ke jantung yang pada akhirnya bisa mengancam nyawa, yang mana bakteri dari gigi yang bermasalah akan memasuki ke jantung dengan mengikuti aliran darah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar